Jumat, 21 April 2017

CH2

Cinta  mulai meredam...


...aku tidak bisa bermain-main lebih lama. Lagipula, bagian ini adalah bagian Ed dan para pengikutnya mencoba mengeluarkan frustasi mereka. Bagian dimana mereka membenarkan dia sebagai korban. Jika aku tidak menghindari skenario ini, aku tidak akan bisa selamat menjadi tahanan rumah... tidak akan ada yang tersisa untukku di tempat ini.

Hal terpenting adalah bisa atau tidaknya aku terhindar dari skenario menjadi tahanan rumah.. Namun, itu harusnya menjadi negosiasiku dengan ayah. Sekali lagi kuulangi, tidak ada lagi yang tersisa di tempat ini.

"... karena aku tidak akan bertemu dengan semua orang lagi  mulai saat ini, aku akan gunakan kesempatan ini untuk mengucapkan salam perpisahan. Semuanya, terima kasih banyak atas segalanya sejauh ini. Untuk bisa hadir di akademi ini bersama seluruh murid, dan kepada mereka yang memperlakukanku dengan baik, terimakasihku yang tulus untuk kalian. Selamat tinggal semuanya."

Sejak aku mungkin tidak bisa lagi masuk lingkungan sosial. Kemungkinan aku tidak akan kembali ke  akademi ini.

"iris.. tunggu..!"

Setelah selesai dengan perasaan tenang, aku ingin pergi dari tempat ini, tapi Edward menahanku. Dia tidak bisa membaca situasi, bisakah dia? aku bertanya-tanya, bagaimana 'AKU' bisa menyukai jenis lelaki seperti ini.

"sebelum pergi, minta maaf pada Yuri."

yang benar saja~ aku benar-benar ingin tahu kenapa aku bisa-bisanya menyukai pria seperti ini sepanjang waktu? Ah, dilain pihak.. mungkin aku salah dengar, tapi sepertinya aku mendengar sesuatu yang aneh.

Aku, seorang putri bangsawan, meminta maaf pada putri keluarga Baron di hadapan semua orang? Aku sungguh ingin tanyakan semua ini dengan keras.

...aku tidak berbicara hal ini karena marah atau harga diri. Namun, kendati demikian seorang anak perempuan adalah seorang anak. Bagaimana aku mengatur diriku sendiri akan reaksi terhadap keluarga Ducal kami, yang punya pengaruh sangat besar di aristokrasi.

Dengan kata lain, ketika aku meminta maaf, itu sama saja keluarga Armelia membungkuk pada keluarga Baron. Belum pernah terjadi seseorang dari keluarga Bangsawan membungkuk pada orang dari keluarga Baron.

Tidak hanya berpengaruh pada keluarga kami, hal itupun akan berpengaruh pada keluarga Marquise dan Earl. Ketika seorang aristokrat baru tumbuh lancang, bisa saja keseimbangan di antara para bangsawan bisa hancur...haaahh, otaknya benar-benar tidak dipenuhi apapun kecuali cinta.


Pada intinya, apakah hal itu yang harus dia ucapkan pada mantan tunangannya? Tolonglah dahulukan tanganmu dibandingkan hatimu dan pikirkan hal itu dengan baik!...pertimbangkan situasi ini dengan baik, di tempat ini, tidak hanya ada aku, tapi disini juga banyak penonton rgd.iyang penasaran.. Meskipun mereka juga adalah murid yang tidak ada kaitannya dengan siapapun, disini pun ada saja yang melihatku dengan tatapan lembut. atau mungkin, aku merasakan rasa simpati mereka terhadapku.

...Aku mungkin bisa pergi dari tempat ini sekarang.

".. Aku tak akan minta maaf. Untuk apa yang telah aku lakukan, aku melakukannya dengan martabat dan rasa bangga. Meskipun hal ini mendatangkan kehancuran bagi tubuh ini di masa depan, aku takkan mengalah."

Aku tegas ketika melakukan hal itu,apa yang aku inginkan terlibat.

"...Yuri-sama, aku heran jika kamu ingin terus merebut apa yang aku punya semakin jauh. Tunanganku, posisiku..."

Hah, aku membiarkan airmataku jatuh. Perasaan dari heroine yang tragis.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar